Komunikasi, Informasi & Edukasi Perubahan Iklim di Indonesia

Isu perubahan iklim di Indonesia merupakan topik yang hangat dibicarakan beberapa tahun terakhir ini. Aktivitas dan gaya hidup kita, tanpa kita sadari, turut menaikkan kadar karbondioksida (CO2) di atmosfer. Kenaikan CO2 di atmosfer yang melebihi kemampuan alam menyerap CO2merupakan salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim. Salah satu dampak perubahan iklim yang kita rasakan adalah berbagai bencana, seperti longsor, banjir, dan kekeringan. Kerugian dampak perubahan iklim pun sangat besar dilihat dari korban jiwa yang terus bertambah, ekonomi global yang menurun, berkurangnya kesejahteraan masyarakat, dan terganggunya kesehatan masyarakat. Untuk itu, penanganan perubahan iklim memerlukan strategi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang melibatkan pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan kerangka kerja UNFCCC (The United Nations Framework Convention on Climate Change) Pasal 6, yaitu pendidikan, pelatihan dan kepedulian masyarakat untuk perubahan iklim. Berbagai aksi untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan dan menyikapi perubahan iklim sudah banyak dilakukan. Beberapa diantaranya melalui kegiatan konferensi, seminar, pelatihan, publikasi di media, dan aneka lomba. Aksi-aksi tersebut tidak bisa dilakukan sendiri. Strategi KIE perubahan iklim harus dilakukan secara sinergis antar lembaga yang melibatkan masyarakat untuk mengurangi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim.

Kata Kunci: komunikasi, informasi, edukasi, perubahan iklim, mitigasi, adaptasi.
*Tulisan ini dimuat di buku “Komunikasi Indonesia untuk Membangun Peradaban Bangsa”, 2013, Jakarta: Pusat Studi Komunikasi dan Bisnis Pascasarjana Universitas Mercu Buana. 12.00

strategi kie perubahan iklim-emilia bassar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *