Amanda Katili Niode, Ph.D (Manager, The Climate Reality Project Indonesia)

“Kunci komunikasi adala call to action, yaitu mengatakan, mengajak, atau membujuk audience untuk melakukan bersama-sama sesuai kemampuan masing-masing. Mengutip buku The Future We Choose-Surviving The Climate Crisis yang ditulis oleh Christiana Figueres and Tom Rivett -Carnax, dimana mindset dan attitude kita harus berubah dahulu barulah bisa ditransformasikan ke action. Kita harus optimis, yakin bahwa sumber daya di bumi ini sebenarnya cukup untuk kita, serta peduli kepada orang lain dan alam.”

“Sebuah penelitian tentang Communication Climate Change During The Covid-19 Crisis menjelaskan bagaimana kita melakukan komunikasi untuk perubahan iklim ketika terjadi krisis seperti krisis Covdi-19 ini. Komunikasi yang dibangun harus mengubah gaya hidup jangka panjang, menyiapkan ketahanan dan kesiapan, serta membangun harapan di masa pandemi ini.”

“Untuk mendapatkan perhatian penuh dari masyarakat, perlu ada storytelling mengenai krisis lingkungan hidup agar masyarakat dapat mengingat sesuatu dan paham.”

“Di masa pandemi ini, baik juga kita melihat ke depan, apa yang mungkin akan terjadi. Kita perlu mengantisipasi kemajuan dalam perawatan kesehatan, dan adanya kemajuan komunikasi yaitu cara kita berkomunikasi dengan adanya kemajuan teknologi. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

WHATSAPP US whatsapp