Sabtu, 27 Juni 2020.
.
Wali Kota Bogor, Dr. Bima Arya Sugiarto:
.
“Ada banyak program pemerintah yang bagus tapi nyaris tidak terdengar. Tantangan pemerintah adalah bagaimana mengajak masyarakat agar turut serta dalam program-program pemerintah. Karena itu, program pemerintah harus ada ‘wow effect’nya.”
.
“Untuk melakukan kampanye peduli lingkungan harus membangun narasi besar yang membangkitkan memory collective masyarakat. Misal, dulu kota Bogor adalah kota hijau, bersih dan nyaman. Baru kemudian diturunkan menjadi beberapa pesan kunci. Salah satu contohnya adalah kampanye BOTAK (Bogor Tanpa Kantong Plastik) yang diluncurkan kota Bogor untuk mengurangi sampah plastik. Narasi lingkungan yang dibawa lebih efektif ketika ada gimmick yang menarik perhatian masyarakat. “
.
“Langkah kampanye kreatif berikutnya, menetapkan target audiens yaitu siapa yang akan kita didik, siapa aktor-aktor yang bisa diajak kolaborasi dan membuat kampanye menjadi multiplier effect, dan kemudian biarkan publik mengemas kembali pesan-pesan kita secara kreatif. Langkah terakhir, memanfaatkan berbagai media dimana kanal media saat ini sangat banyak, sehingga kita tidak bisa hanya mengandalkan kanal kita sendiri. Kita harus memetakan media komunikasi yang biasa diakses oleh publik kita.”
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

WHATSAPP US whatsapp