Fardila Astari menyampaikan materi tentang ‘How to Develop SMART Objectives and Message’ dan ‘Communications Measurement based on AMEC Methodology’ pada pelatihan daring Creative Communication Strategy yang diselenggarakan CPROCOM (12//06/2021).

Dila mengatakan bahwa public relations memiliki tiga pegangan, yaitu membangun riset, membangun strategi, dan membangun taktik. Kemudian Dila menjelaskan bagaimana membangun strategi yang dimulai dengan menentukan goals dan objectives dari komunikasi, lalu memformulasikan komunikasi dan menentukan komunikasi yang efektif. Dari segi menentukan taktik, yaitu bagaimana mengimplementasikan rencana stratejik dan evaluasinya.

Agar komunikasi berjalan efektif, perusahaan atau lembaga harus fokus dan konsisten pada komunikasi yang ingin dijalankan, dan insight dari audiens yang dituju harus jelas. Pembuatan rumah pesan harus mempertimbangkan tujuan perusahaan atau lembaga, namun tetap menarik minat dan perhatian audiens. Rentang audiens yang berbeda-beda membuat perusahaan atau lembaga perlu membuat pesan yang mudah dipahami dengan variasi pesan yang berbeda pula.

Komunikasi tidak bisa lepas dari measurement and evaluation. Berdasarkan AMEC metrics, ketika akan menentukan key performance indicator (KPI) dari setiap aktivitas komunikasi perusahaan atau lembaga, pengukuran dapat masuk ke outputs, outtakes, dan outcomes. Metode evaluasi pada setiap AMEC metrics berbeda-beda. Misalnya, cara mengevaluasi outtakes dapat dilakukan dengan cara survei pada audiens ataupun focus group discussion (FGD).

Dila menambahkan bahwa di dalam AMEC, ada aktivitas komunikasi dengan menggunakan PESO (Paid, Earned, Shared, Owned) Model karena public relations sangat identik dengan media. PESO ini saling menguatkan antara satu media dengan media lainnya.

Menutup online training hari ini, Dila menyampaikan bahwa indikator komunikasi adalah return on objectives, apakah objectives komunikasi tersebut tercapai atau tidak. Apabila objectives tercapai, maka komunikasi sudah berhasil. Melalui hal ini, dapat dijadikan pegangan bahwa komunikasi itu tangible selama perusahaan atau lembaga menggunakan pendekatan riset kualitatif dan kuantitatif.

Pelatihan ini disusun secara interaktif dan atraktif dengan melibatkan semua peserta dalam mengikuti praktik/latihan (di setiap sesi minimal ada 1 kali praktik/latihan) dan menggunakan virtual tools (seperti polling, breakout room, annotate, jamboard, dan mentimeter). (FAP/EB)

Informasi untuk mengikuti pelatihan online Creative Communication Strategy dapat menghubungi: WhatsApp 0811 119 2468 atau e-mail ke cprocom.info@gmail.com

Follow and visit our:
Website: cprocom.com
Instagram: @cprocom
YouTube: cprocom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

WHATSAPP US whatsapp