Tipe selanjutnya adalah “Snowman” yang merupakan audiens tidak berbicara sepanjang interaksi kita dengan peserta, tapi sangat mengetahui apa yang kita lakukan. Mereka takut untuk berbicara dihadapan orang lain atau kurang rasa percaya diri atas pengetahuan yang mereka miliki. Mereka lebih suka duduk di belakang dan tidak ingin terlihat. Kita bisa mengajak audiens tersebut berinteraksi dengan mengajukan pertanyaan atau memberikan kesempatan audiens tersebut untuk memperkenalkan diri dan memberikan tanggapannya atas paparan kita. Bila mereka tidak mau melakukannya, kita tidak perlu memaksanya, tapi kita bisa pikirkan lagi bagaimana interaksi dengan mereka dengan cara yang mudah dan membuat mereka merasa nyaman.

Terakhir adalah tipe Unwanted Panelist. Mereka merupakan audiens yang punya kepercayaan diri yang tinggi, tapi kurang mendapat penghargaan dari orang lain. Tipe ini seringkali mengambil kesempatan sesi bertanya dengan mencoba mengajari audiens lain tentang pengetahuan dan pengalaman mereka. Kita dapat menghentikan tipe audiens ini saat mereka bicara terlalu lama dengan mengatakan “Ya, saya sudah mengerti poin atau pertanyaan yang Anda sampaikan.” Kalau mereka masih bicara juga, kita bisa sampaikan “Maaf, waktu kita terbatas dan saya lihat masih ada beberapa peserta lain yang ingin bertanya. Bila masih ada yang ingin Anda sampaikan, bisa disampaikan secara tertulis dan berikan kepada panitia. Terima kasih atas penjelasan/pertanyaan Anda.”

Selain mengenal tipe audiens, kemampuan presentasi lainnya adalah menjaga kesehatan fisik dan mental agar kita bisa tampil prima di depan umum. Tak kalah penting, kita perlu membangun kredibilitas sebagai presenter atau public speaker dengan membentuk karakter, serta meningkatkan kompetensi dan keterampilan kita.

Kita juga perlu memperhatikan penampilan (seperti pakaian, aksesoris, dan sejenisnya sesuai dengan tema acara), menggunakan bahasa tubuh yang tepat, menjaga kontak mata, dan menggunakan ekspresi suara yang sesuai. Bila memungkinkan, kita bisa menggunakan berbagai alat untuk menunjang presentasi kita, seperti video, foto, gambar, kertas metaplan, flip chart, dan kertas kerja. Dan yang terpenting buat Creative People adalah kita harus terus berlatih dan berlatih, serta mengambil kesempatan untuk tampil agar presentation skills kita semakin terasah dan semakin WOW. (FAP/EB).


Materi Teknik Presentasi yang Wow ini bisa kamu ikuti di Online Training Creative Public Speaking bulan Agustus 2021!
Informasi untuk mengikuti pelatihan online Creative Public Speaking dapat menghubungi: WhatsApp 0811 119 2468 atau e-mail ke cprocom.info@gmail.com
Follow and visit our:
Website: cprocom.com
Instagram: @cprocom
YouTube: cprocom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

WHATSAPP US whatsapp